Senin, 25 September 2017

Dyno Test, Alat Untuk Menguji Performa Kendaraan Anda

Seiring berkembangnya teknologi, motor dan mobil dengan merek baru pun ikut bermunculan dengan menawarkan penampilan yang menarik dan juga kemampuan mesin yang semakin canggih serta cepat. Tetapi, ada beberapa kasus pada kendaraan motor maupun mobil yang mengalami turun performa setelah melakukan tes sendiri menggunakan dyno test.
Lebih parahnya, jika kendaraan anda telah dimodifikasi dan berharap kekuatan mesin anda akan bertambah sesuai yang tertera pada aksesoris ataupun performance parts/kits yang anda pasang pada kendaraan anda dan tentunya dengan harga yang tidak murah. Namun, setelah di uji menggunakan dyno test kenaikan horsepower ataupun torsi dari kendaraan anda tak memenuhi harapan. Tentu, kalian pasti sangat dirugikan dalam hal ini.
Solusi untuk menangani permasalahan diatas adalah dengan melakukan pengujian kendaraan anda menggunakan dynotest. Dynotest adalah suatu pengujian yang dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui performa maksimal engine pada semua kendaraan. Dyno test itu sendiri terbagi menjadi 2 macam yaitu :

Pada engine dynamometer output mesin langsung dipasang ke alat dyno, dan pengujiannya sebelum mesin dipasang pada body kendaraan.

Chassis dynamometer adalah pengujian yang dilakukan setelah mesin sudah dipasangkan ke body kendaraan.

Dyno Test

Biasanya yang memakai dyno test ini adalah para produsen kendaraan atau bengkel-bengkel besar yang menyediakan layanan modifikasi kendaraan. Selain itu, dyno test juga perlu untuk para pembalap/tuner maupun masyarakat umum sekalipun.
Untuk para produsen otomotif, sudah jelas mereka sangat membutuhkan dyno test agar mereka bisa mempertanggung jawabkan produk-produk mereka.
Untuk para pembalap atau tuner, mereka juga perlu dyno test untuk menjadi acuan performa mesin kendaraan mereka agar lebih efisien dan optimal saat balapan.
Untuk masyarakat umum khususnya pencinta modifikasi kendaraan, mereka tentunya melakukan modifikasi untuk meningkatkan performa kendaraan dan perlu melakukan pengujian untuk memastikan hal tersebut. Sehingga, mereka tidak dirugikan ataupun merasa dibohongi dengan produk yang mereka beli tersebut.
Nah, untuk melakukan pengujian ada beberapa hal yang harus anda perhatikan sebagai berikut:
  1. Pastikan kondisi mesin kendaraan anda dalam keadaan baik dan prima.
  2. Cek bagian-bagian kendaraan anda seperti tekanan ban, air radiator, dan sebagainya harus dalam keadaan yang normal.
  3. Perhatikan juga kondisi cuaca dan suhu ruangan pada saat pengujian dyno test ini dilakukan. Karena kondisi cuaca dan suhu bisa mempengaruhi hasil dari pengujian tersebut.
  4. Bawa atau lampirkan juga data awal pengetesan dari pabrik untuk menjadi acuan pada saat pengujian.
Banyak sekali manfaat yang anda dapatkan dari dyno test ini, selain mendapatkan nilai powerhorse dan torsi dari kendaraan anda, anda juga tahu apa yang perlu dimodifikasi agar peningkatan mesin kendaraan lebih optimal dan efisien. Untuk run power test pada dyno test ini berlangsung selama 1 jam untuk menemukan peak terbaik, jadi tidak bisa hanya 2-5 kali run saja.
menjual berbagai alat untuk dyno test mulai dari engine dyno, chassis dyno, dan sebagainya. Jika anda berminat atau ada hal yang ingin ditanyakan bisa langsung menghubungi kami di sales@testindo.com.

*Sumber:http://www.dynamometerindonesia.com

Kamis, 21 September 2017

Apa Yang Dimaksud Engine Dyanamometer

Engine Dynamometer merupakan alat uji yang biasa digunakan untuk mengukur kekuatan dari suatu mesin atau kecepatan rotasi mesin (RPM) dan pun guna pengujian kelayakan dari mesin tersebut atau yang biasa disebut dyno test. Untuk menghasilkan Horse Power atau yang lebih dikenal dengan istilah “dk”.  Di samping hanya digunakan untuk pengukuran rotasi mesin dan kekuatan mesin sederhana, engine dynamometer juga dapat digunakan untuk pengembangan mesin seperti kalibrasi pengendali mesin, penyelidikan terperinci mengenai perilaku dan tribology pembakaran mesin itu sendiri.

Setelah mengetahui pengertian engine dynamometer, selanjutnya saya akan memberitahu kiat kerja dari engine dynamometer saat menggarap pengujian terhadap sebuah mesin.
Dalam sebuah sistem engine dynamometer, aliran air sebanding dengan beban yang diinginkan dan menciptakan ketahanan terhadap mesin. Aliran air yang terkontrol akan melalui pencampuran bahan bakar dan udara dari karburator kemudian membagi campuran itu ke setiap silinder dengan merata. Lalu dialirkan ke badan dynamometer luar dengan gaya sentrifugal (menjauhi pusat putaran). Setelah mengarah ke luar, air dipercepat menuju ke dalam stator dengan jumlah tetap untuk dikeluarkan. Akselerasi dan Deselerasi tenaga yang diperoleh oleh mesin tersebut.


mempunyai peranan penting dalam dunia otomotif inilah ialah faedah dari engine dynamometer.
Secara umum atau untuk masyarakat umum, terutama pecinta modifikasi pada mesin, hasil dari test mesin menggunakan engine dynamometer dapat mengindikasikan perubahan performa pada mesin anda. Artinya, kamu akan mengetahui secara pasti apakah yang telah dilakukan memang sesuai dengan kemauan kita dan tidak menghamburkan tidak tidak banyak biaya.

Bagi seluruh tuner dan pembalap, telah tentu hasil dyno test dari engine dynamometer menjadi acuan untuk mengantisipasi performa kendaraan. Engine dynamometer dapat mendukung proses tuning mesin. Naik atau turunnya grafik kekuatan mesin, Torsi dan perbandingan udara dan bahan bakar (AFR). Dan pun dapat dipakai untuk mengatur waktu pengapian dan bahan bakar pada komponen mesin maupun computer mesin (ECU). Dengan pengaturan yang mendetail dan baik, performa mesin anda akan menjadi sangat optimal dan efisien, sekaligus aman.

Dan untuk produsen industri otomotif, hasil tes dari engine dynamometer untuk menguji produknya. Apakah ada peningkatan performa setelah produknya itu diaplikasikanpada kendaraan yang di tes. Dengan demikian produknya dapat dipertanggung jawabkan atas kekuatan dan kecepatan rotasi pada mesin tersebut.