Rabu, 22 November 2017

Fungsi, Definisi, Dan Cara Kerja Flowbench

Secara umum, mesin adalahsuatu perangkat mekanik atau elektrik yangdipakai untuk mengirim dan mengolah energi guna membantu insan mempermudah pekerjaannya. Dan seringkali mesin memerlukan suatu masukan sebagai pemicu untuk mengantarkan energi untuk diolah menjadi sebuah keluaran atau output.


Mesin yang kita kupas kali ini adalahjenis mesin pembakaran dalam yang mempunyai sumber tenaga dari pengembangan gas-gas bertekanan tinggi yang adalahhasil pembakaran dari gabungan udara dan bahan bakar, yangdilangsungkan di dalam ruang tertutup di dalam mesin dan biasa dinamakan dengan ruang pembakaran (combustion chamber).
Baca Juga : Fungsi Engine Dynamometer Dalam Merawat Kendaraan
Dalam dunia otomotif, mesin adalah suatu komponen urgen yang menghasilkan kecepatan rotasi mesin (RPM) dan menjadi acuan kekuatan dari kendaraan. Oleh karena itu, tidak sedikit orang yang hendak meningkatkan performa mesin supaya tahan lama dan mempunyai performa yang baik.Terlebih lagi, untuk semua pembalap kekuatan dan kecepatan dari mesin mereka ialah faktor utama guna meraih juara.

Untuk itu, penambahan performa mesin yang saya dan anda lakukan harus tepat sasaran supaya biaya yang anda keluarkan tidak sia-sia. Bagi meraih hasil yang optimal dalam penambahan performa kendaraan kamu pastikan hal-hal sebagai berikut :
  1. Pastikan kendaraan kamu dalam suasana layak dari sisi kondisi, kelengkapan hukum, dan lain-lain.
  2. Mesin tidak pernah mengalami kehancuran yang parah
  3. Pilih bengkel-bengkel dengan perangkat yang menyeluruh dan telah dikenal tidak sedikit orang.
  4. Cek terlebih dahulu performa kendaraan kamu dengan chassis dynamometer (jika mesin tidak hendak dilepas dari bodi kendaraan) 
  5. Atau engine dynamometer (jika mesin hendak dilepas terlebih dahulu dari bodi kendaraan) guna menjadi acuan anda, seberapa efektifkah penambahan performa yang kamu lakukan.

Setelah hal-hal diatas telah dilaksanakan barulah kamu melakukan penambahan performa kendaraan atau yang lebih dikenal dengan modifikasi kendaraan.

Pengaplikasian Flowbench Untuk Mesin Kendaraan

Sekarang sudah ada alat guna mengukur jumlah aliran udara dengan teknik memasang cylinder head runner ke perangkat flowbench kemudian udarabakal dialirkan melewati lubang intake dan exhaust, kemudian diukur kecepatan aliran udara dalam hitungan menit. Sehingga dengan perangkat ini kita dapat menggunakannya untuk menambah kinerja mesin, menata bahan bakar supaya lebih ekonomis, mengembangkan penyaringan pada exhaust, menstabilkan laju mesin, dan masih tidak sedikit lagi sesuaikeperluan untuk kepentingan pribadi maupun industri.
Baca Juga : Dyno Test, Alat Untuk Menguji Performa Kendaraan Anda
Dengan flowbench ini anda jadi dapat melihat struktur aliran udara pada mesin sehingga mempermudah untuk semua montir menggali apa yang mestidibetulkan atau di upgrade dengan tujuan menambah performa mesin yang akan menambah laju kendaraan anda. Bagi itu, sangat dianjurkan untuk masyarakat pecinta dunia modifikasi, industri otomotif, dan bengkel-bengkel.



Rabu, 08 November 2017

Alat Untuk Menguji Mesin Pesawat

Pesawat terbang ialah alat transportasi udara yang lebih berat dari pesawat udara dan seringkali dipakai guna menempuh jarak yang jauh melewati udara. Pesawat terbang pun adalahsalah satu pilihan untuk bepergian jauh dengan masa-masa yang tidak terlampau lama, lain dengan kapal laut dan perangkat transportasi darat yang seringkali mempunyai waktu tempuh yang lama.

Tentunya, pesawat terbang pun mempunyai resiko yang lebih tinggi dibanding dengan kendaraan darat ataupun laut. Oleh sebab itu, kesehatan pesawat terbang pun sangat urgen terutama dalam urusan performa mesin pesawat terbang tersebut sendiri.

Mesin pesawat ialah komponen urgen dari sistem propulsi guna pesawat terbang yang menjadi tenaga mekanik guna menggerakkan pesawat terbang. Rata-rata mesin pesawat terbang memakai mesin piston enteng atau turbin gas. Bagi bergerak ke depan. Pesawat terbang memerlukan gaya dorong yang berasal oleh  tenaga penggerak atau seringkali disebut dengan mesin pesawat. Gaya dorong yang didapatkan oleh mesin seringkali disebut dengan thrust.


Bagaimanateknik menguji mesin pesawat?


Dengan memakai teknologi yang semakin canggih, dynamometer muncul untuk menguji mesin pada pesawat terbang yang tentunya paling membantu untuk perusahaan penerbangan dan dapat meminimalisir resiko kemalangan pesawat terbang yang seringkali memakan tidak sedikit korban.
Sebelum mesin pesawat dipasang kedalam badan pesawat, mesin itu harus diuji terlebih dahulu dalam segi kekuatan dan daya tahan mesin memakai engine dynamometer. Engine dynamometer akan mengecek seberapa besar kekuatan dan kecepatan pesawat terbang guna meyakinkan mesin bisa bekerja dengan optimal dan efektif ketika mesin dipasang pada unsur pesawat terbang.

Tidak melulu itu, engine dynamometer pun memantau sistem pembakaran pada mesin pesawat dan mengawasi perilaku mesin sampai-sampai tidak ada kekeliruan atau eror ketika dipasang pada bodi pesawat terbang.

Dan situasi cuaca sebelum dan ketika terbang pun harus diacuhkan karena memiliki pengaruh besar laksana mengganggu sinyal pilot dan dapat menimbulkan kecelakaan. Kini pun telah terdapat weather station data logger yang dapat mengawasi cuaca di suatu wilayah dan mempunyai tingkat keakuratan yang tinggi. Weather station data logger ini akan memperlihatkan pergantian cuaca masing-masing harinya secara detail. Mulai dari kecepatan angin, suhu udara, hingga kelembaban tanah, dan masih tidak sedikit lagi sensor yang ada di weather station data logger yang sangat menolong kita dalam mendeteksi cuaca.


Jadi, dengan memakai alat-alat ini kita dapat meminimalisir tingkat kemalangan pada pesawat terbang dari sisi performa mesin maupun cuaca buruk.

Senin, 06 November 2017

Pengujian Emisi Di Australia Masih Menggunakan Euro 5

Mobil-mobil yang terdapat di Australia memakai bahan bakar 23%  lebih banyak daripada yang di informasikan dari suatu laporan Australian Automobile Association, yang pun mengklaim bahwa mobil listrik hibrida ramah lingkungan menerbitkan gas lokasi tinggal kaca 4x lebih tidak sedikit daripada yang di buatan oleh produsen.

Laporan mengenai pengujian emisi di jalan raya yang dikemukakan oleh perusahaan konsultan ABMARC guna menguji 30 mobil sejumlah 2x di jalan Melbourne. Metode yang diguanakan guna mengukur emisi dan konsumsi bahan bakar ialah Portable Emissions Measurement System (PEMS).
Mereka memutuskan bahwa dikomparasikan dengan batas pengujian di laboratorium, emisi NOx (emisi gas beracun) di jalan sudah melebihi 11 dari 12 kendaraan diesel, dan emisi karbon monoksida (yang tergolong gas beracun juga) telah mendahului 27% bensin yang sudah diuji kendaraannya.

Namun, yang menjadi pertimbangan utama disini ialah frase “perbandingan dengan batas pengujian laboratorium” sebab uji di jalan tidak dapat dibikin perbandingan secara langsung dengan pengujian di laboratorium, sebab beberapa dalil utama :

Bagaimana Mengukur Emisi Dari Kendaraan?


Australian Design Rules (ADR) memutuskan bahwa sebelum mempromosikan kendaraan model baru di pasaran, masing-masing produsen mobil atau truk di Australia mesti mengetes di antara dari model mobil itu untuk di tes di laboratorium.

Pengujian itu dilaksanakan dengan memakai engine dynamometer dan chassis dynamometer, guna engine dynamometer bakal mengukur tentang teknik pembakaran mesin secara langsung sampai-sampai meyakinkan emisi yang dikeluarkan mengisi standar atau tidak. Kalau dengan chassis dynamometer dengan teknik menghubungkan knalpot ke perlengkapan pengukuran emisi yang telah teruji keakuratannya, dan memakai kendaraan cocok dengan rutinitas yang diterangkan secara jelas.

Chassis Dynamometer bakal mensimulasikan situasi beban pada kendaraan pada ketika kendaraan dijalankan. Dalam praktik ketika ini, memakai New European Driving Cycle (NEDC). Cara ini untuk memahami kecepatan kendaraan dan laju kendaraan untuk masing-masing detik dari tes sekitar 20 menit.

Terdapat pengontrolan yang ketat dalam proses pengujian, dengan peraturan bagaimana dan kapan roda gigi mesti diubah, secara detail masing-masing menit dengan mematikan radio ketika lampu depan menyala. Kontrol yang paling ketat ini memungkinkan penguji untuk mencocokkan kinerja kendaraan yang bertolak belakang yang diukur pun pada sekian banyak  laboratorium di semua dunia.

Namun, situasi yang sudah paling jelas ini mengakibatkan produsen tertentu memungkinkan sistem manajemen pada mesin mobil sudah tahu kapan mesti diuji dan menghasilkan emisi gas buang yang lebih bersih. Contoh permasalahan yang sangat terkenal ialah skandal mobil VW teranyar yang memprovokasi jutaan kendaraan di semua dunia.

Meskipun siklus mengemudinya “baru” namun NEDC dirancang pada tahun 1980-an dan dirasakan telah ketinggalan jaman.

Menguji Emisi Dengan Mengendarai Langsung (Real Driving Emissions)


Untuk menanggulangi masalah ini, tes Real Driving Emissions (RDE) mulai dikembangkan. Tes RDE bakal mengukur polutan yang dikeluarkan oleh mobil ketika dijalankan. Bagi menjalankan tes RDE, mobil mesti dilengkapi dengan Portable Emissions Measurement System (PEMS).

PEMS ialah sebuah perlengkapan kompleks yang sedang di belakang mobil dan mengawasi polutan yang dikeluarkan kendaraan secara real time  ketika kendaraan digunakan.

Tes ini telah terbukti sangat bermanfaat dalam melengkapi kelemahan tes di laboratorium. Mereka dapat menjalankan kendaraan lebih lama (beberapa jam dikomparasikan dengan tes di laboratorium yang melulu 15-30 menit) dan bisa member informasi tentang kinerja emisi kendaraan secara jangka panjang. Meskipun tidak merubah tes yang dilaksanakan di laboratorium tetapi dapat memberikan informasi ekstra yang bermanfaat.

Persyaratan untuk mengerjakan RDE yakni meyakinkan bahwa mobil memiliki emisi rendah pada ketika dijalankan. Pada tahun 2021 Eropa bakal menjadi area kesatu di dunia yang mengenalkan pengujian jalan raya komplementer guna kendaraan baru.

Australia Beberapa Tahun Terakhir


Beberapa tahun kebelakang Australia masih di belakang Uni Eropa dalam urusan standar emisi kendaraan.

Standar emisi Euro menilai batas yang bisa diterima guna emisi gas buang kendaraan baru yang dipasarkan di UE. Australia mengenalkan standar emisi Euro 5 pada tahun 2016, dikomparasikan dengan Eropa yang telah mengenalkan pada tahun 2009. Pada saat tersebut Uni Eropa menghapus standar Euro 5 yang baru di tahun 2015.

Australia perlu mengerjakan upgrade untuk mengisi standar Euro 6 untuk menyerahkan kendaraan baru yang lebih efektif dalam segi emisi gas buang. Ini tergolong bagian dari evaluasi kelayakan jalan kendaraan. Dan akan menolong meyakinkan kedudukan perawatan kendaraan dan mengisi aturan perundangan Euro 6 RDE.

Berdasarkan keterangan dari laporan dari Australian Automobile Association yang sangat penting ialah kendaraan yang dipakai (kendaraan hibrida atau bukan) yang tergolong standar Euro 5 (atau yang lebih tua) merasakan kegagalan tes guna emisi.


Sampai Australia memodernisasi sistem pengujian kendaraan untuk mengisi standar internasional, bakal tetap paling sulit guna orang Australia sebab keinginan masyarakat melakukan pembelian kendaraan irit energi untuk menciptakan keputusan pembelian yang sesuai.

Baca Artikel Asli Disini